30 Oktober 2007

IkHlas..?? Gak gaMpang ya??

kemarin malam ada seorang teman yang berkeluh kesah terhadap kedaan yang dia alami saat ini, sampai dia ngomong ma aku kalau saat ini dia sedih, kecewa, bahkan sampai tingkat yang lebih parah, dia putus asa dan tidak yakin lagi dengan apa yang dia lakukan saat ini adalah yang terbaik.
aku kok susah banget ya?? ujianku bertubi2 sampai2 rasanya aku gak pernah menikmati arti sebuah ke bahagiaan. aku putus asa, aku merasa sudah tidak ada lagi keadilan itu untukku.
dengan santai aku ngebalas sms dari dia.... dengan kata2 hasil jiplakan yang aku dapatkan dari buku, kucoba merangkai kata yang kira2 dapat menghibur hatinya, sahabat...yakinlah akan cintaNya, bila saat ini kamu sedang di uji maka saat ini tuhan bersamamu, kamu termasuk kedalam hamba pilihanNya, yang dianggap mampu untuk menerima ujian saat ini...sekarang kamu sedang ujian kenaikan tingkat, bila kamu tekun dan sabar, maka kamu akan menuai hasilnya.
sekarang aku pengen nangis,..aku gak tau harus mengadu kesiapa? aku gak tau harus ketumpahkan air mata sebanyak apa? andaikan ada tangan2 terbuka yang sudi memberikan tumpangan untukku..maka akan kurebahkan diri ini di bahunya, biar kutumpukan tubuh yang lemah ini. biar ku bagi beban yang berat ini.
sekali lagi, ku balas sms sesuai dengan apa yang aku rasakan saat itu..aku menghayati apa yang dia curahkan padaku.
sahabatku..aku merindukan apa yang ada di dirimu, kesabaranmu, senyum ikhlasmu, ketekunanmu, bahkan ocehanmu yang lucu. sekarang kamu harus yakin ya, sekarang tersenyumlah..!!, karena sekarang tuhanmu, tuhan kita, sedang menunggu senyuman yang terindah darimu.
andaikan hari ini kau belum bisa tersenyum, masih ada hari esok untuk tertawa, andai hari esok kau belum bisa tertawa, masih ada hari lusa untuk bahagia. bla..bla....bla
untuk selanjutnya seperti itulah caraku meyakinkan dia untuk tetap sabar dan ikhlas. sampai ku terima pesan darinya.... makasih kawan, ternyata kata2mu mampu menjadikanku untuk berfikir sejenak tentang bahagia, sekarang sedang ku coba untuk tersenyum. ok..thank u very much, good night n have a nice dream.
alhamdulillah..akhirnya plong juga perasaanku..bisa tidur nyenyak nii...he.he.he....
ehm..teorinya keren juga kan??
beberapa minggu kemudian, aku bikin acara ma temanku yang lainnya, eeh ternyata di batalin. padahal da tak bila2in balik jogja, uuukh..tau gini mah aku gak pulang aja, da akhir bulan lagi, emangnya dia gak tau apa, kalau tanggal segini lagi bokek2nya bagi karyawan kayak aku.
emang duit banyak apa ??
tiba2 aja kakakku nyeletuk, yeee..yang sabar donk !!..emangnya gak kangen ma kita2?? di ambil hikmahnya napa?.. jangan cuma ngomong aja.. realisasinya donk...!!
bukan cuma basa basiiiiiiii...
he..he..he..akhirnya aku ketawa dengar ala kakakku nyanyi. ehm..dengan khas suara sumbangnya.
ternyata teori emang gampang banget.. tapi realisasinya..tak segampang ucapan.
jadi aku berfikir.. gimana kalau aku mengalami apa yang di alami temanku ya?? gini aja da gak rela, dimana ilmu ikhlasnya ? sedangkan dia yang jarang mengecap kebahagiaan masih bisa berkata, akan ku coba tersenyum untuk bahagia, kan ku kejar yang namanya kebahagiaan. kayaknya aku harus banyak belajar dari dia nii...aku yang harus curhat sama dia, bukan dia yang harus curhat ma aku. hehehehe... jadi malu deh ^_^

ku akui ku terpesona indah pribadimu..
manis senyum ikhlasmu..
cantik wajah teduhmu..
lembut tutur katamu
kau bidadari di muka bumi...temanku.
jadikan aku bagian dari bidadari itu.!,

28 Oktober 2007

CintAmu Sang GubaHan

duh..sang gubahan
tak kusapa kau dikala malam
biar kau nikmati sang bintang

tak kusapa kau dikala pagi
biar kau nikmati sang mentari

tak kusapa kau dikala siang
biar kau tersenyum pada matahari
yang hangatnya lebih hangat dari kasihku
yang sinarnya lebih cerah dari mataku

tak kusapa kau di sore hari
biar kau nikmati perpisahan cahaya yang merah

duh..sang gubahan
bermesralah pada alam
bercandalah pada lautan
tuliskan kisah dengan air mata
dokumentasikan dalam file hati yang suci

kan kutunggu saatnya
kau berkata pada dunia tentang cinta

cintamu pada malam
cintamu pada pagi
cintamu pada siang
juga cintamu sore hari

bukan cintamu padaku yang tak berarti
dalam kurun waktu yang merugi

tapi cintamu cinta yang suci
saat kau gumamkan cinta pada sang pencipta kisah
saat kau gumamkan cinta
pada sang pemberi waktu

19 September 2007

IbU

ibu...
jangan ucapkan selamat tinggal padaku
bila tak ingin melihat mata ini basah
bila tak ingin melihat diri ini berduka

ibu dengan penuh cinta
ku ingin kau berada disini
menemani setiap langkahku

ibu...
walau bibir ini bisu...
tapi sungguh ku cinta
sungguh ku rindu kau ada untukku

dalam matamu ada cinta
dalam dekapmu ada kenyamanan bagiku
dalam ucapmu ada rumus langkah bagiku

ibu dengan kata sederhana
ku ingin ungkapkan cinta
dalam rindu yang membara

ibu..tak bisa ku ungkap kata mesra
dalam kasih sayang yang setia
tapi ku punya cinta
yang ku simpan dalam rongga dada

^_^ Aku cinta

09 September 2007

Untukmu Kawan

pagi ini kau singkap gordeng rumahmu
ku tatap sembap dimatamu
wajahmu tak sesejuk embun di pagi ini
tak secerah sang mentari

kawan...
ada apakah, hingga kau teteskan air mata
adakah duka yang bikin hatimu terluka

kawan..
aku bukanlah sang bidadari
yang bisa sumbangkan cinta sejati
ku juga tak mampu tuk sumbangkan berjuta kasih sayang
tapi ku hanya punya sejemput cinta
yang berharap dengan kadar seadanya
mampu bahagiakan relung jiwa

kawan..
dengan penuh harap
ku ingin kau bahagia
dengan mata berbinar cinta
dengan bibir ukirkan senyum terindah

kawan, tersenyumlah untukNya
biar bahagia itu ada sepanjang masa

^_^ ..............^_^

05 September 2007

Ajal Ada UnTukmu

bila menghitung waktu masih panjang katamu
bagai masih dzuhur usiamu
menatap bayang dalam cermin
ah..masih gagah tubuhku

kau lihat rambut yang tumbuh di kepala
masih hitam rambutku
tak kau hitung amalanmu
tak kau pikirkan untuk apa dilahirkan

padahal menjelang ashar
malaikat maut siap datang menjemput
tapi kau kira waktumu sampai subuh
bahkan sampai matahari memancar kau pinta

kini kau bahagia dalam buaian dunia
ketika tangis-tangis mulai pecah
karena ajalmu telah tiba
kau dengarkan dengan jeritan tak bersuara
kau kaku dalam bisu

sang malaikatpun menyambutmu
selamat datang di akhirat
selamat datang dalam timbangan amalmu
yang berat di dosamu
siapkah kau liat timbangan akhirmu